Beranda » Setiap Jumat Awal Bulan, Pekerja Muslim Menara BRI Malang Berkumpul Mengaji dan Berefleksi

Setiap Jumat Awal Bulan, Pekerja Muslim Menara BRI Malang Berkumpul Mengaji dan Berefleksi

Malang, Persindonesia.co.id — BRI Region 13 Malang secara rutin menyelenggarakan kegiatan pengajian bulanan yang diikuti oleh pekerja muslim di kawasan Menara BRI. Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Jumat pada awal bulan ini menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus merefleksikan penerapan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan pribadi.

Pengajian rutin yang telah berlangsung tak kurang dari 5 tahun ini turut menghadirkan berbagai ustadz dan ulama sebagai penceramah yang menyampaikan tausiah dengan beragam tema relevan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup pelaksanaan ibadah, tanggung jawab dalam bekerja, hingga pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, amanah, serta mempererat hubungan baik dengan sesama.

Satu Jumat di Awal Bulan sebagai Jeda yang Disengaja

Dalam ritme kerja perbankan yang padat, waktu adalah barang mahal. Rapat, target, dan tenggat datang silih berganti. Karena itu, keputusan BRI Region 13 Malang menyediakan satu Jumat di awal bulan sebagai ruang pengajian bukan hal kecil.

Kegiatan ini bukan agenda seremonial. Ia adalah jeda yang disengaja: kesempatan bagi pekerja untuk berhenti sejenak dari rutinitas, mendengar tausiah, dan merenung. Dalam jangka panjang, jeda semacam ini membentuk kebiasaan, dan kebiasaan membentuk karakter.

Lima Tahun Merawat Kebiasaan Baik

Pengajian rutin BRI Region 13 Malang telah berlangsung tak kurang dari lima tahun. Dalam ukuran program keagamaan di lingkungan kerja, usia itu terbilang matang. Banyak kegiatan serupa dimulai dengan semangat besar, lalu meredup seiring bergantinya pengurus atau bertambahnya beban kerja.

Konsistensi lima tahun menunjukkan kegiatan ini sudah menjadi bagian dari budaya, bukan proyek sesaat. Ada pihak-pihak yang merawatnya: pengelola, penceramah, dan pekerja yang hadir. Tanpa dukungan semua pihak, agenda seperti ini sulit bertahan.

Tema yang Menyentuh Dunia Kerja

Materi yang disampaikan mencakup pelaksanaan ibadah, tanggung jawab dalam bekerja, integritas, kedisiplinan, amanah, serta hubungan baik dengan sesama. Tema-tema itu bukan pilihan acak. Semuanya bersentuhan langsung dengan keseharian pekerja di lingkungan perbankan.

Integritas, misalnya, bukan konsep abstrak. Dalam pekerjaan yang bersentuhan dengan keuangan dan kepercayaan publik, integritas adalah fondasi. Tanpa integritas, kompetensi bisa disalahgunakan. Kedisiplinan dan amanah juga bukan slogan, tetapi praktik harian: menepati janji, menyelesaikan tugas tepat waktu, menjaga rahasia, dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Dengan mengangkat tema-tema tersebut, pengajian menjadi ruang yang menghubungkan nilai spiritual dengan praktik profesional. Ia tidak berhenti di ruang ibadah, tetapi masuk ke ruang kerja.

Ivan Andrea: Penguatan Spiritual Bagian dari Pengembangan SDM

Regional Business Support Head BRI Region 13 Malang, Ivan Andrea, menyampaikan bahwa penguatan nilai spiritual dan karakter merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui pengajian rutin ini, kami berharap para pekerja dapat terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam kehidupan beribadah maupun dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan. Nilai-nilai seperti amanah, integritas, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang profesional dan harmonis,” ujar Ivan Andrea.

Pernyataan itu menempatkan pengajian bukan sebagai kegiatan tambahan, tetapi bagian dari strategi pengembangan SDM. Dalam banyak organisasi, pengembangan SDM dimaknai sempit: pelatihan teknis, sertifikasi, atau peningkatan kompetensi. Padahal, kualitas SDM juga ditentukan oleh karakter: kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian.

Keseimbangan Profesional dan Ibadah

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi pekerja untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan pelaksanaan ibadah. Dengan penguatan nilai spiritual, pekerja diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, membangun hubungan kerja yang positif, serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat.

Keseimbangan itu penting dibicarakan. Di dunia kerja yang menuntut kecepatan, pekerja sering menghadapi tekanan yang menguras energi. Ruang refleksi seperti pengajian membantu pekerja mengingat kembali hal-hal mendasar: untuk apa bekerja, bagaimana bekerja, dan untuk siapa hasil kerja itu dipersembahkan.

Silaturahmi di Lingkungan Kerja

Selain menjadi sarana pembelajaran keagamaan, pengajian juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan kerja BRI Region 13 Malang. Melalui kegiatan ini, pekerja diharapkan dapat memperoleh wawasan dan inspirasi untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam menjalankan aktivitas profesional maupun kehidupan pribadi.

Dalam lingkungan kerja, silaturahmi bukan hal sepele. Hubungan yang baik antarpekerja memudahkan koordinasi, mengurangi gesekan, dan memperkuat kerja sama. Forum seperti pengajian memberi ruang informal bagi pekerja untuk bertemu, berbincang, dan mengenal satu sama lain di luar urusan pekerjaan.

Keragaman Penceramah Menjaga Materi Tetap Segar

Pengajian rutin BRI Region 13 Malang menghadirkan berbagai ustadz dan ulama sebagai penceramah. Kehadiran mereka memberi warna dan kedalaman pada materi yang disampaikan. Setiap penceramah membawa pendekatan dan pengalaman masing-masing, sehingga peserta memperoleh perspektif yang beragam.

Keragaman penceramah juga menjaga kegiatan tetap segar. Peserta tidak jenuh, karena setiap bulan ada sudut pandang baru. Dalam jangka panjang, keragaman ini memperkaya pemahaman keagamaan pekerja.

Lingkungan Kerja yang Produktif dan Harmonis

BRI Region 13 Malang terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mendorong pengembangan karakter, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta terciptanya lingkungan kerja yang produktif dan harmonis. Melalui kegiatan pengajian rutin ini, diharapkan nilai-nilai kebaikan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Dukungan terhadap kegiatan semacam ini menunjukkan perusahaan tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga memperhatikan proses dan kualitas manusia yang menjalankannya. Lingkungan kerja yang harmonis bukan sesuatu yang muncul otomatis. Ia dibangun melalui kebiasaan, keteladanan, dan ruang-ruang pertemuan yang memungkinkan nilai-nilai baik dirawat bersama.

Yang Perlu Ditunggu Publik

Publik perlu menunggu beberapa hal. Pertama, kesinambungan program: apakah pengajian terus berjalan rutin dengan tema yang relevan. Kedua, keterlibatan pekerja: apakah kegiatan ini benar-benar menjadi ruang inklusif bagi pekerja muslim di lingkungan BRI Region 13 Malang. Ketiga, dampak yang dirasakan: apakah nilai-nilai yang disampaikan tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari. Keempat, sinergi dengan program pengembangan SDM lainnya. Kelima, dokumentasi dan publikasi kegiatan yang memungkinkan pembelajaran bagi unit lain.

Kegiatan keagamaan di lingkungan kerja bukan hal baru. Namun, ketika dijalankan konsisten selama bertahun-tahun, ia bisa menjadi bagian dari budaya organisasi. Yang menentukan bukan lamanya program, tetapi apakah nilai-nilainya benar-benar hidup dalam praktik.

Menanam Nilai, Menuai Karakter

Pengajian rutin BRI Region 13 Malang adalah contoh bagaimana perusahaan merawat dimensi spiritual pekerjanya. Ia bukan satu-satunya cara, tetapi menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun karakter: amanah, integritas, disiplin, dan kepedulian.

Jika nilai-nilai itu tumbuh, dampaknya tidak berhenti di lingkungan kerja. Ia menjalar ke kehidupan pribadi dan masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini layak dilihat bukan sebagai agenda tambahan, tetapi sebagai investasi jangka panjang: menanam nilai, menuai karakter.

Hr

Baca juga ;

7 Tahun Gagal, Kini Bangkit: Kisah di Balik Lahirnya Wisata Puncak Srege Malang

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel  Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :

https://whatsapp.com/channel/0029Vave4nw6GcGLiRrnuB3H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!