Beranda » Wawancara Podcast di PLUT Kota Batu, Mahasiswa UB Malang Studi Lapangan ke PPA-BIRR

Wawancara Podcast di PLUT Kota Batu, Mahasiswa UB Malang Studi Lapangan ke PPA-BIRR

Mahasiswa UB susun laporan, infografis, dan video presentasi hasil studi lapangan. PPA-BIRR jadi laboratorium hidup bagi mahasiswa yang ingin memahami praktik administrasi nyata.

KOTA BATU, Persindonesia.co.id — Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang kelas PSIP A-B-C tahun akademik 2026/2027 melaksanakan tugas kelompok (Project Based Learning) dengan merancang inovasi administrasi pada organisasi lokal Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo Royo (PPA-BIRR) yang berkedudukan di Kota Batu, Jawa Timur.

PPA-BIRR sendiri merupakan organisasi yang telah berbadan hukum dengan SK. AHU-0000150.AH.01.07 Tahun 2025 dan bersekretariat di Kota Batu. Organisasi ini telah lama dikenal sebagai komunitas yang fokus pada pelestarian lingkungan hidup dan kegiatan kepencintaalaman.

Wawancara dengan Sekretaris PPA-BIRR

Acara wawancara dari keempat mahasiswa UB tersebut diterima langsung oleh Sekretaris PPA-BIRR Heru Iswanto (akrab disapa Wanto) melalui podcast di gedung PLUT milik Pemkot Batu, Jl. Abdul Gani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Jumat (2/10/2026).

Keempat mahasiswa tersebut adalah Ilham Bima Sakti, Putri Anjani Aulia Zahra, Shinta Kusuma Kheylana, dan Nadia Rafadesta. Mereka berkesempatan menyampaikan pertanyaan kepada narasumber PPA-BIRR Heru Iswanto secara bergantian.

“Materi pertanyaan dari mata kuliah mahasiswa UB yaitu sebagai pengantar ilmu administrasi keberadaan PPA-BIRR yang sudah dijalankan sekira lima tahun berjalan. Program mata kuliah ini mengangkat tema Mendiagnosis dan Mendesain Administrasi Lokal,” papar Bima Sakti.

Apresiasi dan Pesan dari PPA-BIRR

Kesempatan itu, Sekretaris PPA-BIRR Heru Iswanto mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada keempat mahasiswa UB yang telah melakukan program mata kuliahnya dengan wawancara dan progres yang menarik terkait program kerja PPA-BIRR.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat sebagai edukasi dan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap praktik administrasi di tengah masyarakat,” ujar Heru.

Ia menambahkan dan berpesan bahwa saat ini mahasiswa ditantang untuk melakukan kajian langsung terhadap berbagai organisasi lokal maupun komunitas sosial lainnya hingga sampai lembaga pendidikan pula.

“Karena dewasa ini keberadaan mahasiswa tidak hanya pandai merancang atau memahami teori administrasi di bangku kuliah. Akan tetapi harus mampu mengidentifikasi dan menganalisis penerapannya dalam fakta di lapangan pula,” papar Heru.

Studi Lapangan sebagai Bagian Pembelajaran

Senyampang dengan itu, setiap kelompok mahasiswa diwajibkan melakukan studi lapangan melalui observasi langsung, seperti melakukan wawancara maupun penelaahan dokumen organisasi yang menjadi objek penelitian.

“Hasil studi mata kuliah di lapangan akan bisa digunakan untuk mendiagnosis struktur organisasi, memahami alur kerja, serta mengidentifikasi fungsi-fungsi administrasi dan manajemen yang dijalankan oleh organisasi,” ujar Wanto, panggilan akrabnya.

Di sisi lain, mahasiswa juga disarankan bisa menganalisis kekuatan dan kelemahan, juga peluang serta tantangan administratif yang dihadapi organisasi. Dari hasil temuan itu bisa dikaitkan dengan teori administrasi maupun manajemen sebagai landasan untuk menyusun rekomendasi.

Mendorong Inovasi dan Solusi

Bahkan mahasiswa juga memiliki inovasi tidak hanya berorientasi pada teori saja. Program studi tugas kelompok sebagai pengantar mata kuliah agar mahasiswa mendorong dan merancang solusi.

“Karena memiliki inovasi administratif yang bagus dan terstruktur, dan transparansi akan menguatkan nilai-nilai lokal dan etika publik,” tegas Wanto.

Pasca melakukan tugas kelompok di lapangan, mahasiswa disarankan bertanggung jawab di akademiknya. Dalam hal ini untuk menyusun laporan analisis, membuat infografis maupun video, serta mempresentasikan hasilnya pada peserta perkuliahan.

Harapan untuk Mahasiswa

Semoga kegiatan adik-adik mahasiswa UB yang sudah melakukan tugas kelompok pada PPA-BIRR akan mampu mengembangkan pola pikir kritis. Juga melakukan analisis organisasi secara kontekstual. Agar benar-benar mampu merancang sistem administrasi lebih efektif sesuai dengan kebutuhan organisasi lokal.

Harapannya apa yang sudah dilakukan oleh mahasiswa UB Malang mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan persoalan nyata di masyarakat. Sehingga ilmu administrasi tidak hanya dipahami sebagai konsep teoritis, tetapi juga dapat diterapkan untuk mendukung tata kelola organisasi yang lebih baik secara faktual.

Tonton Giat PPA_BIRR :

Tentang PPA-BIRR

Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo-Royo (PPA-BIRR) merupakan organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan kepencintaalaman. Sejak berdiri, PPA-BIRR aktif dalam berbagai kegiatan penghijauan, konservasi sumber mata air, serta edukasi lingkungan di Kota Batu dan sekitarnya.

Mahasiswa susun laporan, infografis, dan video presentasi.
PPA-BIRR jadi laboratorium hidup bagi mahasiswa yang ingin memahami praktik administrasi nyata.

Melalui kegiatan seperti ini, PPA-BIRR tidak hanya berkontribusi pada pelestarian alam, tetapi juga menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa yang ingin memahami praktik administrasi organisasi secara nyata.

Baca juga ;

Sosiologi Interplan PPA_BIRR: Ketika Kepedulian Sosial Bertemu Aksi Nyata Menghijaukan Hutan

Tonton Cuplikannya:

 

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel  Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :

https://whatsapp.com/channel/0029Vave4nw6GcGLiRrnuB3H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!