Beranda » Kronologi Begal di Depan Tokma Cibitung: Korban Dipepet 2 Pelaku usai Ambil Uang Rp30 Juta

Kronologi Begal di Depan Tokma Cibitung: Korban Dipepet 2 Pelaku usai Ambil Uang Rp30 Juta

Rekaman CCTV memperlihatkan aksi perampokan di depan Tokma Cibitung, Bekasi Menyoroti viralnya kasus pembegalan di Cibitung, Bekasi usai kini oknum pelaku diringkus polisi. (Instagram.com/@bekasi.kita)

BEKASI, PERSINDONESIA.CO.ID — Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk enam orang pelaku komplotan begal yang beraksi di Jalan Selang, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Aksi perampokan yang terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di depan Tokma Cibitung itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Penangkapan keenam pelaku dikonfirmasi oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim pada Sabtu (8/8/2026). “Komplotan yang berjumlah 6 orang dengan 3 sepeda motor ini telah membuntuti korban sejak keluar dari bank,” tulis postingan Instagram @bekasi.kita, Minggu (9/8/2026).

Kronologi: Siang Bolong di Depan Tokma

Peristiwa bermula ketika korban, seorang pegawai koperasi simpan pinjam, baru saja mengambil uang tunai sebesar Rp30 juta dari bank. Korban kemudian menuju kantornya di kawasan Wanasari, Cibitung.

Saat korban baru tiba dan memarkirkan sepeda motornya di depan kantor, dua pelaku tiba-tiba muncul dan menyerang. Para pelaku menggunakan senjata tajam dan langsung merampas tas korban yang berisi uang Rp30 juta. Korban sempat melawan, namun mengalami luka bacok di tangan kirinya akibat sabetan senjata tajam.

Aksi perampokan berlangsung cepat dan terekam kamera pengawas di sekitar lokasi. Dalam rekaman CCTV, terlihat korban berusaha mempertahankan tasnya namun kalah jumlah dan harus rela uang Rp30 juta raib digondol komplotan.

Pelaku Ditangkap di Tiga Lokasi Berbeda

Para pelaku yang berjumlah enam orang berhasil diamankan secara bertahap di tiga lokasi berbeda: Pemalang, Jatisampurna, dan Tambun Selatan. Dua di antaranya terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan bahwa dalam aksinya, para pelaku tidak hanya merampas barang milik korban, tetapi juga melakukan pembacokan. “Kami menginformasikan bahwa sehubungan dengan beberapa waktu yang lalu kita menyaksikan video viral tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” kata Iman di Mapolda Metro Jaya.

Modus: Diintai Sejak dari Bank

Polisi mengungkap modus operandi komplotan ini. Mereka mengintai korban saat mengambil uang di bank. Satu pelaku bertugas mengamati di dalam bank, sementara pelaku lainnya sudah bersiaga di jalan yang akan dilalui calon korban. Begitu korban keluar dari bank, mereka mengikuti dan menunggu situasi yang memungkinkan untuk dieksekusi.

Iman menjelaskan keenam pelaku memiliki pembagian peran yang jelas, mulai dari pengamat, pengikut, hingga eksekutor. Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui telah tiga kali melakukan pencurian dengan kekerasan dengan modus yang sama di wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Jakarta Timur.

Keenam pelaku kini menjalani proses penyidikan dan ditahan di Polda Metro Jaya. Kasus ini masih dalam proses pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan kejahatan yang lebih luas.

Baca juga;

Kayutangan Heritage Semakin Asri! Dishub dan Satpol PP Malang Rutin Tertibkan Akhir Pekan

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel  Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :

https://whatsapp.com/channel/0029Vave4nw6GcGLiRrnuB3H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!