Beranda » Kesbangpol Batu Fasilitasi Pertemuan Lintas Ormas, GRIB JAYA Siap Jaga Stabilitas Kota Batu

    Kesbangpol Batu Fasilitasi Pertemuan Lintas Ormas, GRIB JAYA Siap Jaga Stabilitas Kota Batu

    KOTA BATU, PERSINDONESIA.CO.ID — Pemerintah Kota Batu melalui Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memfasilitasi pertemuan lintas organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Malang Raya di RM. Ardiasih Kec. Bumiaji pada Kamis (6/8/2026).

    Pertemuan ini dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Muspika Kec. Bumiaji serta 6 perwakilan ormas dari berbagai elemen masyarakat.

    Thomas Maido selaku Camat Bumiaji dan 6 Perwakilan ormas (Grib Jaya, Madas, Nusantara Bersatu, Sakare, PSHT, Flobamora) berkumpul dalam rangka siap bersinergi dengan TNI-Polri dan Kejaksaan serta Pemerintah untuk menciptakan kondusifitas Wilayah khususnya Kota Batu dan umumnya Malang Raya.

    Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, DPC GRIB JAYA Kota Batu secara resmi mendeklarasikan 5 poin pernyataan sikap sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga keutuhan NKRI, mendukung program pemerintah, dan menciptakan iklim kondusif di wilayah Kota Batu yang dikenal sebagai destinasi pariwisata unggulan Jawa Timur.

    Pertemuan Lintas Sektor dan Ormas

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari instansi kedinasan seperti Bakesbangpol (4 orang) , Satpol PP (3 orang) , Polres Batu yang diwakili Kasat Binmas dan Kasat Intelkam, serta TNI dari unsur Korem 083/Bdj dan Kodim 0818 Pabung 0818, Sementara itu, dari unsur kelompok masyarakat hadir 6 perwakilan ormas, termasuk Sakera Korwil Malang Barat, GRIB JAYA Kota Batu, Komunitas Indonesia Timur (Flobamora) , Nusantara Bersatu Malang Raya, Madas Malang Raya, FKDM, dan PSHT Cabang Kota Batu

    Sejumlah perwakilan media juga turut hadir, di antaranya Persindonesia.co.id

    Ahmad Dahlan: Ini Embrio Persatuan Ormas

    Kepala Kesbangpol Kota Batu, Akhmad Dahlan, S.Sos., M.Ap. yang diwakili menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun komunikasi yang lebih erat dengan ormas-ormas di Malang Raya.

    “Dengan adanya kegiatan yang diinisiasi oleh bung Jose (Ketua Nusantara bersatu Kota Batu) yang difasilitasi oleh Kesbangpol Kota Batu serta di hadiri unsur dari Korem, Kodim, Polres, Kejaksaan, serta dari pemerintah kota Batu, harapannya pertemuan-pertemuan ini menjadi embrio untuk bersatunya ormas-ormas se-Malang Raya, khususnya Kota Batu,” ujar Akhmad Dahlan.

    Ia menambahkan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah menciptakan suasana kondusif di Malang raya.

    Ahmad Dahlan: Pertemuan ini jadi embrio persatuan ormas se-Malang Raya. Harapannya ormas juga bantu Menciptakan Kondusifitas diwilayah sehingga wisatawan yang datang di Kota Batu merasa nyaman dan perekonomian masyarakat semakin baik.

    “Harapan kami di Kota Batu khususnya semakin solid, dengan adanya silaturahmi terjalin komunikasi ormas lintas sektor. Harapan kami juga tidak hanya sebatas ormas, tapi bisa membantu perekonomian mereka juga,” tambahnya.

    DPC GRIB JAYA Batu: 5 Poin Pernyataan Sikap

    Dalam pertemuan tersebut, DPC GRIB JAYA Kota Batu secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap yang terdiri dari 5 poin penting. Ketua DPC GRIB JAYA Kota Batu,Suliono, S.H., M.Kn. Ia memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) organisasi tersebut di wilayah Kota Batu.

    Thomas Maido, menambahkan komitmen organisasinya dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendukung penuh program pemerintah.

    DPC GRIB JAYA Batu: NKRI Harga Mati! Pancasila Jaya! 5 poin pernyataan sikap resmi untuk Kota Batu yang aman dan damai.

    GRIB JAYA sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Pembina, dengan Hercules Rosario Marshal sebagai Ketua Umum Pusat. Organisasi ini memiliki sekitar 2.000 anggota aktif di Kota Batu.

    5 Pernyataan tersebut :

    KAMI, SELURUH ELEMEN MASYARAKAT, DENGAN INI MENYATAKAN” :*

    1. Menjaga persatuan dan kesatuan serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.

    2. Mendukung dan mewujudkan suasana yang aman, tertib, rukun, dan damai di lingkungan masyarakat.

    3. Menolak segala bentuk kekerasan, anarkisme, berita bohong (hoax), ujaran kebencian, dan provokasi yang memecah belah persaudaraan.

    4. Saling menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antar-golongan demi keharmonisan bersama.

    5. Mentaati segala ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Pernyataan sikap tersebut menjadi bentuk komitmen nyata organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program pemerintah dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Batu.

    Ramah tamah

    Pertemuan diakhiri dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Sebagaimana tertuang dalam penutup pernyataan sikap, “NKRI Harga Mati! Pancasila Jaya! Merdeka! Merdeka! Merdeka!” — sebuah deklarasi yang menggema sebagai bentukcinta tanah air dan komitmen menjaga persatuan.

    ( Wic/Hr )

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    error: Content is protected !!