BATU, Persindonesia.co.id – Lonjakan wisatawan pendaki Gunung Butak di kawasan Batu, Jawa Timur, terjadi sejak memasuki musim liburan dan cuaca panas. Della, anggota tim lapangan tingkat pendakian di lokasi tersebut, mengungkapkan bahwa tiket pendakian selalu habis setiap hari dengan kuota 1.000 orang per hari.( 28,/06/2026 )

Lonjakan Signifikan di Musim Liburan
Della menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pendaki sudah terlihat sejak Mei lalu ketika banyak long weekend. Meskipun saat itu masih ada hujan, pengunjung tetap membludak hingga tiket habis. Memasuki Juni, cuaca berubah menjadi panas dan bertepatan dengan libur panjang kelulusan sekolah, sehingga lonjakan semakin signifikan.

Pendaki yang kehabisan tiket biasanya dialihkan ke jalur alternatif seperti Gunung Panderman atau kawasan Bokong. Namun Della mengungkapkan bahwa Gunung Panderman juga sering penuh. “Kemarin HP (Gunung Panderman) juga sempat full dengan 700 pendaki,” ujarnya.
Kesadaran Pendaki dan Penegakan Aturan
Della menegaskan bahwa tim lapangan tetap melakukan pengecekan ketat terhadap perlengkapan pendaki. Jika ada yang tidak membawa perlengkapan wajib, sanksi tetap diberlakukan. Menurutnya, para pendaki sendiri menyadari bahwa kelalaian tersebut merupakan kesalahan mereka.
“Kalau ada yang enggak bawa, tetap kena sanksi. Dari pendakinya pun menyadari bahwa kesalahannya sendiri. Setelah kita kasih arahan, ternyata mereka sendiri yang lalai,” jelasnya.
Harapan: Shelter Darurat dan Pendakian lebih cepat Selesai
Della menyampaikan harapannya agar pembangunan shelter di jalur pendakian dapat segera dipercepat. Shelter sangat dibutuhkan sebagai tempat istirahat bagi pendaki, mengingat meningkatnya jumlah pengunjung.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pendakian secara legal melalui jalur resmi. Pendakian ilegal tidak memiliki asuransi dan berisiko tinggi jika terjadi kecelakaan.
“Harapan saya sih, dari diri masing-masing, karena pendakian ilegal itu tidak ada asuransi. Kalau misalnya ada apa-apa, meskipun gunung Bokong sependek itu, tapi kalau memang atasnya di situ, pasti bakal terjadi,” tegasnya.
Baca juga;
Tonton juga;
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :









