Tiket Pendakian Gunung Butak Habis Setiap Hari, Musim Liburan dan Cuaca Panas Picu Lonjakan Pendaki

Tim Lapangan Della: Per Hari Kuota 1.000 Pendaki, Tiket Selalu Ludes, Shelter Darurat Mendesak Dibangun Lonjakan pendaki Gunung Butak di Batu terjadi akibat musim liburan dan cuaca panas. Kuota 1.000 pendaki per hari selalu habis. Tim lapangan mengungkap perlunya pembangunan shelter darurat dan kesadaran pendaki untuk mendaftar secara cepat

BATU, Persindonesia.co.id – Lonjakan wisatawan pendaki Gunung Butak di kawasan Batu, Jawa Timur, terjadi sejak memasuki musim liburan dan cuaca panas. Della, anggota tim lapangan tingkat pendakian di lokasi tersebut, mengungkapkan bahwa tiket pendakian selalu habis setiap hari dengan kuota 1.000 orang per hari.( 28,/06/2026 )

Suasana padat pendaki di kawasan pendakian Gunung Butak, Batu.
Tiket Gunung Butak habis setiap hari! Kuota 1.000 pendaki selalu ludes di musim liburan. [Persindonesia.co.id]
“Hari ini sudah habis, dan besok sisa 400 sampai 600. Itu pun masih ada kemungkinan habis, mungkin sisa 200-an karena biasanya ada yang kurang informasi jadi belum melakukan registrasi booking terlebih dahulu,” ujar Della saat ditemui di lokasi pendakian.

Lonjakan Signifikan di Musim Liburan

Della menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pendaki sudah terlihat sejak Mei lalu ketika banyak long weekend. Meskipun saat itu masih ada hujan, pengunjung tetap membludak hingga tiket habis. Memasuki Juni, cuaca berubah menjadi panas dan bertepatan dengan libur panjang kelulusan sekolah, sehingga lonjakan semakin signifikan.

Della, tim lapangan pendakian Gunung Butak, memberikan keterangan kepada media.
Della tim lapangan: Lonjakan pendaki terjadi sejak Mei, cuaca panas makin padatkan pengunjung. [Persindonesia.co.id]
“Meskipun enggak ada tanggal merah ataupun weekend seperti bulan Mei, berhubung ada libur panjang, jadinya tiket tetap habis. Banyak yang kecewa karena tidak kebagian tiket,” tambahnya.

Pendaki yang kehabisan tiket biasanya dialihkan ke jalur alternatif seperti Gunung Panderman atau kawasan Bokong. Namun Della mengungkapkan bahwa Gunung Panderman juga sering penuh. “Kemarin HP (Gunung Panderman) juga sempat full dengan 700 pendaki,” ujarnya.

Kesadaran Pendaki dan Penegakan Aturan

Della menegaskan bahwa tim lapangan tetap melakukan pengecekan ketat terhadap perlengkapan pendaki. Jika ada yang tidak membawa perlengkapan wajib, sanksi tetap diberlakukan. Menurutnya, para pendaki sendiri menyadari bahwa kelalaian tersebut merupakan kesalahan mereka.

“Kalau ada yang enggak bawa, tetap kena sanksi. Dari pendakinya pun menyadari bahwa kesalahannya sendiri. Setelah kita kasih arahan, ternyata mereka sendiri yang lalai,” jelasnya.

Harapan: Shelter Darurat dan Pendakian lebih cepat Selesai

Della menyampaikan harapannya agar pembangunan shelter di jalur pendakian dapat segera dipercepat. Shelter sangat dibutuhkan sebagai tempat istirahat bagi pendaki, mengingat meningkatnya jumlah pengunjung.

Pendaki beristirahat di jalur karena belum tersedianya shelter.
Della: Shelter darurat harus segera dibangun untuk tempat istirahat pendaki. [Persindonesia.co.id]
“Shelter yang segera mau dibangun itu sudah dipercepat waktunya. Dari kumpulan pendaki, kita harus segera bertindak karena mereka memerlukan tempat istirahat,” pungkasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pendakian secara legal melalui jalur resmi. Pendakian ilegal tidak memiliki asuransi dan berisiko tinggi jika terjadi kecelakaan.

“Harapan saya sih, dari diri masing-masing, karena pendakian ilegal itu tidak ada asuransi. Kalau misalnya ada apa-apa, meskipun gunung Bokong sependek itu, tapi kalau memang atasnya di situ, pasti bakal terjadi,” tegasnya.

Baca juga;

Imbauan Keselamatan Pendakian di Tengah Anomali Cuaca: Prioritaskan ‘Packing Basah’ Ketika Naik Gunung Panderman dan Sekitarnya

Tonton juga;

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel  Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :

https://whatsapp.com/channel/0029Vave4nw6GcGLiRrnuB3H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!