Kota Batu,Persindonesia.co.id – Sebagai bentuk tanggung jawab publik terhadap keselamatan aktivitas pendakian, menyampaikan imbauan penting dari pengelola resmi kawasan Gunung Panderman, Jawa Timur. Cuaca dengan intensitas hujan tinggi dan kelembapan ekstrem berpotensi menyebabkan hipotermia dan kecelakaan.
Singeh Akbar, selaku Koordinator Loket, menyampaikan fakta di lapangan yang memprihatinkan: “Banyak teman-teman yang turun pakaiannya banyak gembur karena kondisi.” Hal ini menunjukkan kerentanan pendaki terhadap cuaca.
Oleh karena itu, melalui media ini, imbauan keselamatan dari pihak berwenang disosialisasikan: “Mohon untuk lebih prepare lagi untuk pakaian gantian kemudian packing, terutama perihal packing basah,” tegas Akbar.
Packing basah merupakan teknik dasar namun krusial untuk menjaga barang-barang kering di dalam tas, yang merupakan salah satu faktor penunjang keselamatan dan kenyamanan di gunung.
“Alhamdulillah masih banyak yang naik… Malah dapat video atau momen,” ujar Akbar mengakui daya tarik cuaca ekstrem. Persindonesia.com mengapresiasi semangat pendaki, namun mengingatkan bahwa keselamatan jiwa harus selalu berada di atas segala keinginan untuk memperoleh konten atau momen tertentu.
Publik dihimbau untuk selalu memprioritaskan aspek keselamatan, melakukan persiapan matang, dan mematuhi peringatan dari petugas di lapangan. Mendaki dengan selamat adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap alam dan diri sendiri.
(Byn)









