MALANG, Persindonesia.co.id — Ada yang berbeda di De’boutique Style Hotel, Jalan Kaliurang No. 53, Klojen, Kota Malang, pada Minggu pagi (24/5/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan bunda-bunda sudah berdatangan. Mereka bukan sekadar kongkow atau arisan, melainkan siap mengikuti kegiatan “Bunda Naik Kelas”—sebuah pelatihan eksklusif yang dirancang untuk memberdayakan para ibu di era digital dan kecerdasan buatan (AI) generatif.
Panitia penyelenggara awalnya hanya menyediakan kuota terbatas untuk 50 peserta. Namun, antusiasme masyarakat Malang Raya ternyata begitu besar. Lebih dari 60 bunda-bunda hadir dan memenuhi ruangan.
“Alhamdulillah kita menyediakan kapasitas hanya sekitar 50, tapi yang hadir ada lebih dari 60-an. Semuanya sudah bisa join dan merasakan manfaatnya,” ujar Cecep Lili, Digital Preneur sekaligus Founder & CEO Rumah Wirausaha Indonesia, saat membuka acara.

Dua Tokoh Wirausaha Digital Nasional
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama yang sudah malang melintang di dunia pengembangan sumber daya manusia dan wirausaha digital:
1. Cecep Lili, S.Si., M.M. – Digital Preneur, Founder & CEO Rumah Wirausaha Indonesia. Ia sudah berpengalaman melakukan inhouse training di berbagai BUMN dan perusahaan multinasional, bahkan hingga level internasional.
2. Aan K. Prasetia, S.Pd., Dipl.PM., M.B.A. – Trainer Nasional Level Up Performance Trainer and People Growth Strategist.
Kehadiran dua tokoh ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta yang ingin belajar langsung dari para praktisi berpengalaman.
Era Generatif AI: Jangan Takut, Manfaatkan!
Cecep Lili dalam pemaparannya menekankan bahwa era sekarang sudah berubah menjadi era generatif AI. Ini bukanlah ancaman, melainkan peluang besar bagi mereka yang mau belajar dan beradaptasi.
“Era sekarang sudah berubah menjadi era generatif AI. Ini yang akan kami telurkan, kami publikasikan, dan memang supaya diimplementasikan oleh bunda-bunda ini sesuai dengan potensinya masing-masing,” kata Cecep.
Ia memberikan contoh implementasi AI yang berbeda-beda sesuai profesi peserta:
1. Untuk Tenaga Pendidik
AI bisa menjadi asisten yang sangat membantu dalam dunia pendidikan. Mulai dari pembuatan materi ajar, evaluasi pembelajaran, hingga administrasi kelas.
2. Untuk Pelaku UMKM
AI bisa membantu pemasaran digital, manajemen produk, analisis pasar, hingga layanan pelanggan.
3. Untuk yang Tidak Memiliki Produk
Bahkan bagi peserta yang tidak memiliki produk sama sekali, Cecep menyediakan ekosistem digital yang siap pakai.
“Bahkan yang tidak punya produk sama sekali, kita fasilitasi, kita buat ekosistemnya,” imbuhnya.
Ekosistem Digital Siap Pakai
Cecep memperkenalkan beberapa platform digital yang sudah siap digunakan oleh para peserta. Platform-platform ini adalah ekosistem digital yang ia ciptakan sendiri.
“Akuindo.com sudah ada semua. Ini adalah ekosistem digital yang kami ciptakan sendiri. Intinya adalah kemitraan umroh yang didigitalisasi,” jelasnya.
Yang membuat program ini istimewa adalah semua pelatihan diberikan secara gratis. Cecep menyebut bahwa nilai materi yang diberikan lebih dari Rp10 juta jika harus dibeli secara komersial.
“Ini bisa dinikmati nanti oleh semua, free, gratis. Nilainya lebih dari Rp10 juta kalau kita beli. Nah inilah yang kita launching sekarang, khusus segmennya ibu-ibu, bunda-bunda. Makanya namanya ‘Bunda Naik Kelas’,” tegas Cecep.

Inovasi Bikin Video Instan
Salah satu fitur yang dipreview dalam pelatihan ini adalah kemampuan membuat video secara instan. Hanya dalam waktu 1-2 menit, peserta bisa merender video dan membuat desain langsung jadi.
“Selama ini kan masih pakai aplikasi instan yang biasa, seperti Canva dan sebagainya. Kalau ini langsung lebih instan lagi. Ini adalah hal baru yang kami perlihatkan kepada para peserta,” papar Cecep.
Kemampuan ini sangat berguna bagi para bunda yang ingin mempromosikan produk atau jasanya di media sosial.
Slogan: “Rebahan Pun Dapat Cuan”
Cecep memiliki slogan yang menarik: “Rebahan pun dapat cuan.”
Slogan ini mencerminkan bahwa dengan keterampilan digital dan AI yang tepat, seseorang bisa menghasilkan pendapatan tambahan tanpa harus bekerja keras secara fisik.
“Harapan kami, ini bisa benar-benar membantu bunda-bunda meningkatkan penghasilan keluarga secara ekonomi dan kesejahteraan. Ingin jadi gold-nya betul,” ujar Cecep.
Trainer Nasional Paparkan Benefit Kelas
Aan K. Prasetia memaparkan berbagai benefit yang akan diperoleh peserta dari program ini.
Benefit Kelas:
1. Training eksklusif dengan materi berkualitas dari para ahli
2. Gratis E-Course Digital senilai lebih dari Rp10 juta
3. Skill digital & AI tools untuk mendapat penghasilan
4. 5 kesempatan menjadi mitra umroh M2B (Mitra Wisata Rohani)
Aan menekankan bahwa program ini sangat cocok untuk pemula, bahkan untuk mereka yang mengaku “gaptek” (gagap teknologi). Cukup dengan modal handphone (HP), para bunda akan belajar:
1. Membangun sumber penghasilan tambahan
2. Memiliki skill digital untuk masa depan
3. Membuka jalan menuju Baitullah melalui kemitraan umroh
“Modal utamanya hanya HP. Tidak perlu komputer atau perangkat mahal. Program ini cocok untuk pemula, bahkan yang gaptek sekalipun. Dengan HP saja, bunda-bunda sudah bisa memulai perjalanan menjadi wirausaha digital,” jelas Aan.
Testimoni: Guru PAUD Bisa Dapat Cuan Tambahan
Ika Nova, salah satu peserta program yang berprofesi sebagai guru PAUD, berbagi pengalaman inspiratif di hadapan awak media.
“Dengan kegiatan Bunda Naik Level ini, kami mendapatkan banyak ilmu sehingga mengubah mindset kami menjadi mindset yang lebih positif. Menyemangati kami untuk bisa berkembang dengan lebih baik,” ujar Ika Nova.
Ia mengaku awalnya berpikir bahwa sebagai guru PAUD, ia hanya bisa fokus pada kegiatan mengajar. Namun, program ini membuka wawasan baru.
“Kebetulan saya adalah guru PAUD. Jadi ini adalah sesuatu yang baru dan luar biasa. Ternyata guru PAUD itu nggak hanya bisa untuk belajar mengajar di PAUD aja, tapi kita juga bisa akhirnya berkembang ke arah bagaimana menghasilkan cuan tambahan dengan lebih positif,” jelasnya.
Ia juga memuji materi yang disampaikan oleh Cecep Lili. “Apa yang disampaikan tadi sangat menarik. Kayaknya bisa menambah ilmu saya untuk hari ini,” pungkas Ika Nova.
Kemitraan Umroh Digital
Salah satu aspek unik dari program ini adalah kemitraan umroh yang didigitalisasi. Cecep menjelaskan model yang ia tawarkan berbeda dari biasanya.
“Selama ini kan kemitraan umroh itu jadi agen. Ini bukan itu, tapi kemitraan yang didigitalisasi. Intinya adalah ekosistem digital yang kami ciptakan sendiri,” jelas Cecep.
Peserta yang berminat bisa menjadi mitra umroh M2B (Mitra Wisata Rohani). Ini membuka peluang bagi bunda-bunda untuk mendapatkan penghasilan tambahan sekaligus membantu orang lain mewujudkan impian beribadah ke Baitullah.
Gerakan Sejuta Wirausaha Digital
Cecep menegaskan bahwa kegiatan Bunda Naik Kelas di Malang ini adalah bagian dari gerakan yang lebih besar: gerakan sejuta wirausaha digital Indonesia.
Lembaga yang ia pimpin, TL Sinesia, memang fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Cecep sendiri sudah berpengalaman melakukan inhouse training di BUMN dan perusahaan-perusahaan multinasional, bahkan hingga level internasional.
“TL Sinesia itu lembaga yang fokus di pengembangan sumber daya manusia. Ini fokus lebih spesifik lagi segmentasinya: bagaimana membangun wirausaha digital. Kami sudah biasa melakukan inhouse training di BUMN, di perusahaan-perusahaan multinasional. Levelnya sudah internasional sebenarnya,” ungkap Cecep.

Penutup: Malang, Awal Perjalanan Bunda-bunda Naik Kelas
Kegiatan Bunda Naik Kelas di Malang sukses digelar dengan antusiasme tinggi. Meski kuota terbatas, lebih dari 60 bunda hadir dan mendapatkan pelatihan digital serta AI tools gratis senilai lebih dari Rp10 juta.
Para peserta pulang dengan bekal baru: mindset positif, keterampilan digital, dan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mereka juga membawa pulang semangat baru bahwa di era generatif AI, siapapun—termasuk guru PAUD sekalipun—bisa naik kelas.
Malang kini punya bunda-bunda yang siap bersaing di era digital. Dan ini baru awal. Kelas-kelas berikutnya sudah dinanti. Bunda-bunda, saatnya naik level!
( Made/Hr )
Baca juga;
Tonton liputannya ;
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :

