KOTA BATU,persindonesia.co.id – Guna menjawab keluhan dan meningkatkan aspek keselamatan, pengelola kawasan wisata pendakian Gunung Panderman di Kota Batu, Jawa Timur, melakukan inisiatif signifikan dengan memasang rambu-rambu petunjuk di sepanjang jalur pendakian. Kebijakan ini merupakan bagian dari pembenahan tata kelola pendakian yang lebih sistematis.
Menurut keterangan resmi dari pihak pengelola tiket pendakian Sinngeh Akbar, pemasangan rambu merupakan langkah kedua setelah pembenahan administrasi di pos perijinan. Fungsinya multifungsi; sebagai penunjuk arah untuk mencegah tersesat, sekaligus media informasi mengenai peraturan yang berlaku.

“Misalnya, aturan bahwa ojek penumpang (ojek) hanya boleh hingga Pos 2, larangan-larangan tertentu, serta kewajiban yang harus dipatuhi bersama oleh pendaki dan pengelola, termasuk paguyuban ojek. Semua tercantum jelas,” papar sumber tersebut.
Langkah antisipatif juga dilakukan dengan memasang material reflektif pada setiap rambu. Ini bertujuan memandu pendaki yang memilih untuk turun pada malam hari, mengurangi risiko kecelakaan akibat kesalahan jalur. Inisiatif ini diharapkan dapat memudahkan proses pengawasan (controlling) dan menekan angka insiden tersesat yang kerap dilaporkan sebelumnya.
(Byn)









