Kota Batu,Persindonesia.co.id – Patroli pendakian pasca pembukaan kembali jalur pendakian di wilayah Malang Barat menemukan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakil Administratur Kesatuan Pengelolaan Hutan (KSKPH) Malang Barat, Talis Raharjo, usai melakukan patroli di Gunung Buthak, Batu, pada Sabtu (22/6).
Raharjo menyatakan bahwa penutupan jalur pendakian selama kurang lebih 15 hari sebelumnya justru memicu minat besar.

“Hari ini, 1000 paket pendakian terjual habis. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, tren mendaki gunung telah berubah menjadi gaya hidup baru, khususnya bagi kalangan keluarga dan mahasiswa. Aktivitas ini dinilai sebagai alternatif wisata alam yang menantang dan menyehatkan, berbeda dengan wisata buatan yang biasa mereka kunjungi.
“Ini sesuatu yang menggembirakan. Selain untuk kesehatan, pendakian juga menjadi sarana berkumpulnya keluarga dan menemukan teman baru. Harapan saya, kegiatan ini bisa dirutinkan sambil tetap menjaga kelestarian alam dan mematuhi semua peraturan yang ada,” pungkas Talis Raharjo.
Di tempat yang sama, Singeh Akbar, Pengelola Tiket Pendakian, membenarkan tingginya angka kunjungan. Ia menyebutkan pendakian hari ini berjalan lancar tanpa ada insiden cedera atau masalah berarti, termasuk bagi pendaki pemula sekalipun.
“Alhamdulillah bisa terkondisikan dengan baik. Untuk pendaki baru, mungkin agak kaget dengan track dari pos perijinan ke pos 1. Tapi setelah melewatinya, perjalanan ke puncak sudah tidak sesulit itu. Respons mereka sangat positif,” jelas Singgih Akbar.

Ia berharap ke depannya kawasan pendakian seperti Gunung Bungkuk dan Batu bisa semakin ramai dikunjungi. Akbar juga membuka diri untuk segala saran dan masukan guna pengembangan dan peningkatan kenyamanan bagi para pendaki.
“Sehingga mereka bisa menikmati alam dan pulang dengan cerita yang berkesan,” tutupnya.
(Byn)









