Pemerintah Diminta Respons Cepat
Hari Wicaksono, jurnalis yang terjangkit DBD, berharap ada tindakan cepat dari pemerintah setempat. “Semoga ada respons cepat dari dinas terkait agar wabah tidak meluas,” ujarnya.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu dr. Susana Indahwati (KMK), CPRM., menjelaskan Total Kasus DBD dari Januari – April 2025 : 66 kasus, sedangkan total kasus DBD Januari – April 2024 : 189 kasus.
“Dalam periode yang sama, dibandingkan th 2024, kasus DBD di Tahun 2025 mengalami penurunan.
Namun, kewaspadaan dan antisipasi terhadap DBD harus terus dilakukan. PSN 3M Plus dilakukan minimal 1x dalam seminggu. karena dgn PSN maka perkembang biakan nyamuk yang menularkan virus DBD dapat dikendalikan.
PSN adalah cara paling efektif, aman dan murah utk mengatasi DBD,” jelas dr. Susan pada awak media pada Selasa (13/5/2025).
Masih dr. Susan menambahkan kalau kebersihan rumah dan lingkungan merupakan tanggung jawab masyarakat sendiri.
“Mari kita bersama – sama menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan 3M Plus dan Fogging merupakan alternatif terakhir, karena dampak residunya terhadap manusia juga besar,” tandasnya.
Lurah Ngaglik, Rendra, bersama Dinas Kesehatan setempat telah memantau perkembangan kasus ini. “Kami akan segera koordinasi dengan Dinkes untuk penyelidikan epidemiologi dan fogging. Kesadaran warga akan kebersihan lingkungan juga harus ditingkatkan,” tegasnya.

Warga diimbau segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gejala DBD.
Sumber: Laporan warga
Bryn/Yn









