Sidoarjo, Persindonesia.co.id – Gemuruh sholawat bergema di sepanjang pertigaan Balai Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa malam (16/6/2026). Ribuan jamaah dari berbagai penjuru memadati lokasi untuk mengikuti Sholawat Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti acara yang digelar oleh Pemerintah Desa Sedati Gede mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan pergantian tahun, melainkan momen introspeksi dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Lantunan sholawat yang menggema, iringan hadrah, dan doa bersama menciptakan suasana khidmat yang dirasakan oleh seluruh jamaah yang hadir.
Kemeriahan Sholawat Akbar dengan Ribuan Jamaah
Sejak sore hari, jalan menuju pertigaan Balai Desa Sedati Gede mulai dipadati kendaraan dan pejalan kaki. Warga tampak berbondong-bondong datang bersama keluarga, mengenakan pakaian muslim terbaik mereka. Acara yang digelar Pemerintah Desa Sedati Gede ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat tidak hanya dari Sedati, tetapi juga dari wilayah sekitar.
Panggung utama didirikan di pertigaan balai desa, dengan lampu-lampu yang menerangi malam. Di atas panggung, para tokoh agama duduk bersila memimpin lantunan sholawat. Iringan Hadrah Al Hasyimi yang bertalu-talu mengajak jamaah untuk bergoyang dan bersholawat bersama, menciptakan atmosfer spiritual yang sangat kuat.
“Saya datang dari Waru, sekitar 20 menit perjalanan. Saya sudah ikut Sholawat Akbar di Sedati Gede beberapa kali. Suasananya selalu luar biasa, bikin hati tenang,” ujar salah satu jamaah bernama Siti (45) kepada Jatimwarta.com di sela-sela acara.
Ndan 4 dan Tokoh Agama Pimpin Lantunan Sholawat
Acara dipimpin oleh Ndan 4, sebuah majelis sholawat yang dipandu oleh Ustaz Fandi Irawan, didampingi Ustaz Firman Achsani, Abah Kirun, serta Cak Kadir. Keempat tokoh agama ini bergantian memimpin lantunan sholawat dengan gaya yang khas dan mengundang antusiasme jamaah.
Ustaz Fandi Irawan dalam tausiahnya mengingatkan jamaah tentang makna hijrah. “Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah dari kemaksiatan menuju ketaatan, dari keburukan menuju kebaikan. Mari kita sambut tahun baru Islam ini dengan niat yang tulus untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya disambut takbir dari ribuan jamaah.
Abah Kirun dan Cak Kadir bergantian memimpin sholawat dengan iringan hadrah yang khas. Lantunan “Ya Nabi Salam ‘Alaika” dan “Shollallahu ‘Ala Muhammad” menggema di sepanjang jalan, membuat suasana malam semakin syahdu dan penuh berkah.
PJ Camat Sedati: Nilai Hijrah Jadi Inspirasi
PJ Camat Sedati Dedy Kurniawan Wibowo SSTP hadir bersama jajaran staf kecamatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Desa Sedati Gede dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Peringatan 1 Muharam bukan hanya menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat,” ujar Dedy di hadapan ribuan jamaah.
Ia menekankan bahwa nilai hijrah yang diajarkan dalam Islam harus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperbaiki diri, menjaga persatuan, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan sehari-hari. “Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan membangun lingkungan yang harmonis,” tegasnya.
Kapolsek Sedati dan Forkopimcam Turut Hadir
Kehadiran unsur Forkopimcam turut mewarnai acara. Kapolsek Sedati Iptu Masyita bersama anggotanya hadir untuk mengamankan jalannya kegiatan. Kehadiran aparat keamanan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan aparat dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Kami bersyukur acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, tetapi semua berjalan dengan khidmat. Ini berkat kerja sama semua pihak,” ujar Iptu Masyita kepada Jatimwarta.com.
Kades Nasrudin Bersyukur atas Partisipasi Masyarakat
Kepala Desa Sedati Gede Nasrudin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas tingginya partisipasi masyarakat dalam Sholawat Akbar ini. Ia menilai kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat mampu mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warga.
“Kami sangat bersyukur atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa warga Sedati Gede memiliki semangat kebersamaan yang tinggi,” ujar Nasrudin.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama, panitia, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga acara berjalan lancar, aman, dan tertib. “Saya berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Tahun Baru Islam ini dapat terus terjaga dan menjadi energi positif bagi kemajuan Desa Sedati Gede,” harapnya.
Doa Bersama untuk Bangsa dan Desa
Menjelang akhir acara, seluruh jamaah diajak untuk mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, serta kemajuan Desa Sedati Gede. Doa dipimpin oleh Ustaz Fandi Irawan dengan suara lantang yang menggema di tengah malam.
“Ya Allah, berkailah negeri kami, selamatkanlah pemimpin kami, dan limpahkanlah rahmat-Mu kepada seluruh masyarakat Sedati Gede,” ucap ustaz diikuti oleh ribuan jamaah dengan khusyuk.

Kegiatan kemudian ditutup dengan lantunan sholawat yang diikuti seluruh jamaah. Suasana haru dan bahagia tampak di wajah-wajah para jamaah yang perlahan membubarkan diri dengan membawa kedamaian di hati.
Jatimwarta.com turut mengapresiasi terselenggaranya Sholawat Akbar Sedati Gede yang menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dapat menciptakan kegiatan yang penuh makna dan berkah. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, semoga membawa kebaikan bagi kita semua.
Endry/Ad









