Sinergi Pecinta Alam dan Pesantren: PPA_BIRR bersama Al Mukhlisin Hijaukan Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu

Puluhan santri berbaris rapi di lereng gunung sedang mencangkul tanah untuk menanam bibit mahoni. Foto bersama para pengurus PPA_BIRR, perangkat Desa Oro-Oro Ombo, dan 250 santri Al Mukhlisin usai menanam 500 pohon mahoni, menunjukkan sinergi kuat antara komunitas pecinta alam, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan pesantren.

KOTA BATU , Persindonesia.co.id– Semangat cinta lingkungan menggelora di lereng Gunung Panderman. Dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Lingkungan Hidup Sedunia (International Environmental Education Day) 2026, Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo-Royo (PPA_BIRR) berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Al Mukhlisin menggelar aksi penanaman ratusan pohon Mahoni di kawasan Jalibar, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Minggu (15/2/2026) .

Suasana penuh semangat 250 santri Pondok Pesantren Al Mukhlisin menanam ratusan bibit pohon mahoni di kawasan Jalibar, lereng Gunung Panderman, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai ini melibatkan 250 santri Pondok Pesantren Al Mukhlisin asuhan H Sulaiman Suhardjito. Mereka turun langsung ke lapangan dengan penuh antusiasme, mencangkul, menanam, dan berdoa agar bibit-bibit yang ditanam tumbuh subur menghijaukan lereng gunung.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiweko, Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukhlisin H Sulaiman Suhardjito, Kepala Dusun Hariono, jajaran pengurus PPA_BIRR yang dipimpin Ketua Erfan Hape dan Sekretaris Heru Iswanto, serta Kepala Satgas Perlindungan Alam PPA_BIRR Rudi Sopit.

Menanam Pohon, Menanam Kesadaran Ekologis

Hari Pendidikan Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 26 Januari menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan . PPA_BIRR bersama Pondok Pesantren Al Mukhlisin memaknai momen ini dengan aksi konkret di lapangan.

Ketua PPA_BIRR Erfan Hape (kanan) dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukhlisin H Sulaiman Suhardjito (tengah) memimpin langsung aksi penghijauan di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, yang melibatkan generasi muda pesantren.

Ketua PPA_BIRR Erfan Hape menjelaskan bahwa keterlibatan 250 santri bukan tanpa alasan. Generasi muda, menurutnya, adalah agen perubahan yang akan mewarisi bumi ini.

“Alhamdulillah pada hari ini, Minggu 15 Februari 2026 mulai pukul 06.30 WIB, kami bersinergi bersama Pemdes Oro-Oro Ombo dan Pondok Pesantren Al Mukhlisin melaksanakan penanaman pohon mahoni dengan melibatkan 250 orang santri. Selain sebagai upaya pelestarian alam, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan rasa kepedulian serta rasa kecintaan para santri terhadap kelestarian alam. Semoga kegiatan hari ini lancar, aman dan bermanfaat bagi alam untuk mahluk hidup,” ujar Erfan Hape.

Pendidikan lingkungan sejak dini menjadi kunci membentuk generasi yang bertanggung jawab terhadap alam. Nilai-nilai kepedulian yang ditanamkan hari ini akan berbuah perilaku lestari di masa depan .

Apresiasi untuk Konsistensi Pesantren Hijau

Sekretaris PPA_BIRR Heru Iswanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pondok Pesantren Al Mukhlisin yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam pelestarian lingkungan.

Sekretaris PPA_BIRR Heru Iswanto (kiri) mendampingi para santri saat menanam pohon mahoni, menegaskan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap alam sejak dini kepada generasi penerus bangsa.

“Saya atas nama pribadi dan Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo-Royo sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas upaya pelestarian alam yang sudah dilakukan Pondok Pesantren Al Mukhlisin ini. Pondok Pesantren Al Mukhlisin asuhan bapak H Sulaiman Suhardjito yang juga merupakan tokoh pecinta alam ini sebelumnya juga sudah berkali-kali melaksanakan penanaman pohon di wilayah Kota Batu. Semoga upaya pelestarian alam dengan melaksanakan penanaman pohon ini dapat ditiru atau dicontoh oleh pondok-pondok pesantren atau lembaga-lembaga pendidikan lainnya,” tegas Heru Iswanto.

Konsistensi Pondok Pesantren Al Mukhlisin dalam aksi lingkungan patut menjadi teladan. Kolaborasi antara lembaga pendidikan keagamaan dengan komunitas pecinta alam membuktikan bahwa menjaga bumi adalah nilai universal yang melampaui sekat-sekat organisasi .

Dukungan Penuh Pemerintah Desa

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiweko mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penghijauan wilayahnya.

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiweko (berpeci) menyaksikan langsung antusiasme warganya dan para santri dalam menghijaukan kembali lereng Gunung Panderman yang merupakan wilayah penyangga ekosistem Kota Batu.

“Kami ucapkan terimakasih kepada bapak H Sulaiman Suhardjito dan teman-teman PPA_BIRR yang sudah berkali-kali melaksanakan penanaman pohon di wilayah desa Oro-Oro Ombo. Dan semoga kegiatan penanaman pohon di wilayah desa Oro-Oro Ombo ini bisa terus dilaksanakan,” ucap Wiweko.

Sebanyak 500 pohon mahoni ditanam dalam kegiatan ini, memperkuat upaya rehabilitasi kawasan lereng Gunung Panderman yang memiliki fungsi strategis sebagai daerah resapan air dan pencegah longsor .

Mengapa Pohon Mahoni?

Pemilihan pohon mahoni (Swietenia macrophylla) dalam kegiatan ini didasarkan pada berbagai pertimbangan ekologis. Pohon mahoni dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap polutan dan karbondioksida (CO2) dari udara .

Puluhan santri berjejer rapi di lereng gunung, mencangkul dan menanam bibit mahoni dengan penuh kegembiraan, mewujudkan pembelajaran lapangan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Berdasarkan penelitian, pohon mahoni mampu menyerap hingga 955,73 kilogram karbondioksida per tahun dan mengurangi polusi udara sekitar 47-69 persen. Dengan usia hidup yang dapat mencapai lebih dari 350 tahun serta tinggi hingga 35-40 meter, mahoni menjadi investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan .

Selain itu, sistem perakaran mahoni yang kuat berfungsi mengikat tanah dan mencegah erosi, sangat cocok ditanam di kawasan lereng gunung yang rentan longsor. Pohon ini juga mampu menjaga tata air tanah, menyerap debu, meredam angin, serta memberikan tempat hidup bagi berbagai jenis satwa .

Ancaman Bencana Ekologis dan Pentingnya Reboisasi

Kawasan lereng Gunung Panderman memiliki nilai strategis sebagai wilayah penyangga ekosistem Kota Batu. Namun, berbagai tekanan akibat alih fungsi lahan dan eksploitasi alam meningkatkan kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir bandang .

Wakil Ketua Umum PPA_BIRR Hari Wicaksono (tengah) menyampaikan pandangannya tentang urgensi menjaga bumi dari ancaman longsor dan krisis iklim melalui aksi penghijauan berkelanjutan di kawasan rawan bencana.

Data Food and Agriculture Organization (FAO) menunjukkan penyusutan hutan Indonesia dari 118,5 juta hektar pada tahun 1990 menjadi 92,1 juta hektar pada tahun 2020. Bencana ekologis seperti banjir dan longsor di berbagai daerah hingga awal tahun 2026 disebut sebagai buah dari eksploitasi alam tak bertanggung jawab dan lemahnya penegakan hukum .

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Agusdono Wibawanto sebelumnya pernah mengingatkan pentingnya rehabilitasi kawasan Gunung Panderman. “Pemerintah pusat dalam hal ini Perhutani dan provinsi segera menghasilkan keputusan strategis merehabilitasi kawasan itu dan dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai wilayah penyangga,” ujarnya beberapa waktu lalu .

Akar pohon berfungsi sebagai jaring pengaman alami yang mengikat butiran tanah, meningkatkan infiltrasi air hujan, dan mengurangi aliran permukaan (limpasan) yang menjadi pemicu utama erosi dan banjir bandang .

Komitmen Berkelanjutan PPA_BIRR

Aksi penanaman di lereng Gunung Panderman ini bukanlah yang pertama kali dilakukan PPA_BIRR. Sebelumnya, pada November 2025, PPA_BIRR bersama LMDH Pesanggrahan serta didukung TNI-Polri menanam puluhan pohon produktif seperti nangka, kelengkeng, dan rambutan di kawasan loket pendakian Gunung Panderman dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia .

Pada Januari 2026, PPA_BIRR juga berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo dan PT. Winner Tech Lintas Nusa menanam 30 bibit pohon Cemara Pecut di sepanjang Jalur Lingkar Barat (Jalibar). Penanaman ini merupakan komitmen pengganti (replace) dari rencana pemindahan pohon Pule besar di jalan raya .

Kemudian pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025, PPA_BIRR kembali menggelar aksi penanaman pohon buah tropis seperti durian, alpukat, dan mangga di area tiket pendakian Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan .

Konsistensi ini membuktikan bahwa gerakan lingkungan bukanlah proyek satu kali, melainkan sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen berkelanjutan .

Pendidikan Lingkungan untuk Generasi Muda

Hari Pendidikan Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 26 Januari bertujuan membangun kesadaran global akan pentingnya pemahaman tentang ekosistem dan lingkungan . Pendidikan lingkungan tidak hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk perilaku bertanggung jawab terhadap alam .

Melibatkan 250 santri dalam aksi penanaman pohon adalah bentuk pendidikan lingkungan yang paling konkret. Mereka belajar langsung tentang fungsi pohon, cara menanam yang benar, serta pentingnya merawat alam. Pengalaman langsung ini akan membekas lebih dalam dibanding sekadar teori di dalam kelas.

Pondok Pesantren Al Mukhlisin di bawah asuhan H Sulaiman Suhardjito, yang dikenal sebagai tokoh pecinta alam, telah berkali-kali membuktikan komitmennya. Pesantren ini tidak hanya mengajarkan kitab kuning, tetapi juga membekali santri dengan kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari iman.

Baca juga;

Tanam Pohon di Kota Batu Diperkuat, Desa Oro-Oro Ombo dan PPA BIRR Galakkan Koordinasi Massif dengan Pelaku Usaha

Wuc/Bryn

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel  Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :

Klub Renang Prestasi Batu Perkuat Silaturahmi dengan Lomba Unik dan Penuh Tawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version