KOTA BATU,persindonedia.co.id – Di tengah keluh kesah tentang orderan yang sepi, senyum lebar merekah di wajah para driver ojol (online) Kota Batu pagi itu. Kedatangan mereka untuk cek kesehatan gratis di Pos Polisi Batu (Batos) berbuah rezeki yang tak terduga. Ratusan paket sembako dan nasi kotak yang dibagikan siswa-siswi SMP Muhammadiyah menjadi penawar lelah dan penguat semangat.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak ya, Nak,” ucap seorang driver sambil menerima bantuan, Kamis (4/9). Suasana Jalan Diponegoro pun terasa berbeda, dipenuhi gelak tawa dan ucapan terima kasih.
Nindy, driver GrabBike, bercerita tentang betapa berartinya bantuan ini. “Ini bukan cuma tentang sembako atau nasinya. Tapi tentang rasanya diingat dan dikasih semangat sama anak-anak sekolah. Orderan lagi sepi, jadi bantuan ini sangat membantu sekali,” tuturnya dengan mata yang berbinar.
Para siswa tidak setengah-setengah. Usai membagikan di Batos, mereka berkeliling dengan semangat membara menuju Pasar Kota Batu dan basecamp-basecamp ojol, memastikan tidak ada yang terlewat. Aksi spontan ini adalah bagian dari rangkaian menyambut Maulid Nabi, mengajarkan arti berbagi tanpa pamrih secara langsung.
Harapan Nindy mewakili rekan-rekannya, “Semoga silaturahmi seperti ini nggak putus sampai sini. Bulan depan ada acara bagikan takjil atau apa gitu, kita ojol siap kok bantu antar gratis!” katanya sambil tertawa.

Sebelum bantuan dibagikan, doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan, kelancaran rezeki, dan kemudahan dalam mencari nafkah. Sebuah pagi dimana pelajaran terbaik tidak terjadi di dalam kelas, tetapi di tengah-tengah masyarakat, tentang bagaimana sepotong nasi dan sekarung sembako bisa menghangatkan hati puluhan pahlawan sehari-hari.
(Rc/Byn)









