Sidoarjo, Persindonesia.co.id,- Pengurus Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS) melaksanakan kunjungan silaturahmi dan membangun komunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, pada hari Selasa (10/6/2025).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas, Dr. Tirto Adi, M.Pd., di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana keakraban dan penuh semangat membangun kerja sama antar lembaga.
Dalam silahturahmi tersebut nampak hadir Ketua Umum AWOS Warsono, Wakil Ketua Yeni Irawati, Sekretaris Teguh Marsianto, serta Bendahara M. Endri Priyantono.
Pengurus AWOS menyampaikan keinginan organisasi untuk menjalin komunikasi aktif dengan Dinas Pendidikan, demi terciptanya pemberitaan yang berimbang, edukatif, dan berorientasi pada kemajuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
“Peran media online menjadi jembatan bagi dunia pendidikan dinilai memiliki nilai yang penting, terutama dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kebijakan, prestasi sekolah, dan dinamika pendidikan di daerah,” ungkap Warsono.
Yeni Irawati turut menambahkan bahwa AWOS berharap dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat literasi publik dan memperluas jangkauan informasi pendidikan melalui jurnalisme berkualitas.
Dr. Tirto Adi, M.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi AWOS hari ini.
“Saya menyambut baik atas kedatangan rekan-rekan dari AWOS. Kolaborasi ini bisa menjadi awal yang baik untuk membangun pemahaman dan kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Tirto.
Sementara, sekretaris AWOS Babe Teguh Marsianto, menegaskan pentingnya peran wartawan dalam membentuk opini publik yang sehat dan berkualitas.

“Kami tidak sekadar meliput, tapi juga ingin berkontribusi membentuk iklim pendidikan yang konstruktif melalui pemberitaan baik, objektif dan membangun,” ujar wartawan media Jejakjurnalis.com.
Ia menambahkan bahwa Organisasi AWOS hadir dalam rangka membangun hubungan yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan dan siap untuk menjadi mitra edukatif.
“Kami ingin menjadikan media sebagai ruang publik yang mendidik, bukan sekedar mengkritik. Sinergitas sangat penting agar informasi pendidikan dapat tersampaikan dengan baik,” ucapnya.
Pertemuan diakhiri dengan kesepahaman awal untuk merancang kerjasama konkret. Kedua belah pihak sepakat terus menjalin komunikasi dan menyusun agenda-agenda kegiatan bersama ke depannya.
Adi









