KABUPATEN MALANG, Persindonesia.co.id — Penggeledahan Kejari Kabupaten Malang di Kantor Dinkes Kabupaten Malang dinilai mencerminkan adanya masalah birokrasi yang sistemik dalam pengelolaan anggaran daerah. Aparat penegak hukum didesak membongkar aktor intelektual di balik pengadaan tujuh unit ambulans senilai Rp8,4 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Malang tahun 2022 .

Dugaan Modus dan Kerugian Negara
Meski Kejari belum membeberkan modus dugaan korupsi, kasus ini menjadi sorotan karena nilai proyek yang fantastis. Kepala Kejari Fahmi menyatakan bahwa total kerugian negara akibat perkara ini belum diketahui karena proses penyidikan masih berlangsung .
“Kami masih mendalami lebih lanjut. Saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan. Seperti apa modus dugaan korupsinya, masih kami lakukan penyidikan mendalam, belum bisa kami sampaikan di sini,” ujar Fahmi .
Desakan Publik untuk Transparansi dan Penegakan Hukum
Kasus ini mempertaruhkan transparansi dan ketegasan hukum di Kabupaten Malang. Publik mendesak agar jika penyelewengan terbukti, semua pihak yang terlibat harus diproses hukum demi memulihkan marwah birokrasi dan kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan .

“Jika penyelewengan terbukti, semua pihak terlibat harus diproses hukum demi memulihkan marwah birokrasi dan kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan Kabupaten Malang,” demikian pernyataan yang mengemuka di tengah sorotan publik .

Langkah Selanjutnya
Hingga kini, tujuh unit ambulans Hyundai Staria tersebut masih digunakan untuk operasional puskesmas di Kabupaten Malang . Kejari Kabupaten Malang berkomitmen menuntaskan proses penyidikan hingga tahap penuntutan dengan terus mengumpulkan dan memaksimalkan barang bukti yang telah dikantongi.
( Red )
Baca juga;
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :
