SURABAYA, Persindonesia.co.id — Bangun Relasi , membentuk ekosistem bisnis anak muda tak cukup hanya dengan kelas teori. Itulah pendekatan yang diusung Darma Daksa Nusantara bersama BIONCY (Business Owner Community) melalui Workshop Bisnis “Membangun Bisnis dengan Legalitas dan Personal Branding” di LifeStyles Hotel Surabaya, Kamis, 12 Februari 2026.
Kegiatan berbasis mentoring, coaching, dan sharing ini dirancang untuk menjawab tantangan Gen Z: melek teknologi namun kerap kurang termotivasi memaksimalkan media sosial sebagai aset bisnis, minim informasi legalitas usaha (terutama hak merek), serta cenderung kurang percaya diri.
Karena itu, panitia membatasi peserta hanya 15 orang agar suasana lebih privat dan dampaknya lebih kuat. Peserta datang dari berbagai kota di Jawa Timur, mulai dari Magetan, Kediri, Banyuwangi, Pasuruan, Malang Selatan, hingga sekitar Surabaya. Dengan komposisi beragam jenis usaha, workshop juga membuka ruang kolaborasi antar-bisnis owner.
Salah satu nilai unik yang muncul adalah potensi kolaborasi lintas bidang, misalnya antara owner toko pakaian dari Kediri dengan owner konveksi dari Malang, atau produk skincare yang berkolaborasi dengan konten kreator. Selain itu, praktik membuat konten “versi Gen Z” dilakukan bersama-sama sebagai sarana personal branding.
Ayunda, peserta dari lokasi terjauh, Magetan, yang memiliki toko oleh-oleh, menilai kegiatan ini memperluas cara pandangnya, terutama karena selama ini usahanya fokus offline. “Saya sangat terkesan dengan ikut kegiatan ini karena selama ini usaha saya dilakukan secara offline. Dan dengan ikut kegiatan ini bisa menambah relasi dan pengetahuan tentang dunia perkontenan,” kata Ayunda.
Workshop dimulai dari sesi perkenalan/personal branding, di mana peserta wajib memperkenalkan bisnis dan ciri khas branding. Setelah itu, Anik A. Handayani (CEO Darma Daksa Nusantara sekaligus Founder BIONCY) memberikan materi bisnis dan legalitas. Materi konten disampaikan oleh Anggi Vanya (Gen Zpreneur dan Wakil Ketua BIONCY) disertai praktik pembuatan konten menggunakan tripod serta tips mendapatkan follower organik di TikTok.
Pada sesi akhir, peserta mengikuti diskusi, sharing, dan bedah akun. Seluruh rangkaian didokumentasikan untuk bahan produksi konten. Peserta diwajibkan mengunggah konten ke media sosial dan menandai akun Darma Daksa Nusantara. Dari unggahan itu akan dipilih tiga peserta terbaik.
Panitia menyebut sejumlah dampak langsung terlihat: peserta yang sebelumnya memprivat akun mulai membuka akun, menyusun kalender konten untuk personal branding, melakukan brand checking sebagai persiapan pengajuan hak merek, serta mendapatkan relasi baru untuk kolaborasi.

Program ini juga berlanjut lewat pendampingan selama satu bulan untuk membantu legalitas usaha dan konsultasi lanjutan, termasuk bedah akun. Ke depan, kegiatan pendampingan maupun private coaching akan dilakukan berkala. Selain itu, pada bulan puasa direncanakan agenda sharing bisnis dan buka bersama sebagai langkah memperkuat silaturahmi sekaligus jaringan kolaborasi antar-Gen Z Preneur di Jawa Timur.
Made/Bryn
Baca juga;
Tonton;
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel Persindonesia.co.id Melalui Channel Yuotube, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita update yang menarik. Mulai Saluran Tiktok, IG, Snackvideo, LinkedIn, Facebook, Tumblr, Pinterest, Twiter hingga Youtube dan sebagainya terupdate dari Persindonesia.co.id.Untuk dapat menontonnya silakan klik dibawah ini :
https://whatsapp.com/channel/0029Vave4nw6GcGLiRrnuB3H

