Ngatang, Kabupaten Malang, Persindonesia.co.id – Basecamp Omah Tepoes di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, menegaskan posisinya sebagai titik kordinasi utama bagi para pendaki yang akan menuju tiga gunung: Kelud, Kawinajang, dan Selo kurung. Keberadaan basecamp ini dinilai strategis untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas pendakian.

Berdasarkan penuturan Dimas, Koordinator Lapang site Ngantang, Omah Tepus dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang memadai. “Fasilitas kami meliputi area istirahat, toilet, mushola, akses Wi-Fi, cafe, hingga penginapan (villa) yang terintegrasi dalam satu manajemen,” jelas Dimas.

Ia juga memaparkan pola kunjungan pendaki yang biasanya memadat pada akhir pekan, dengan waktu kedatangan terbanyak pada malam hari. Hal ini sejalan dengan jam buka pendakian yang berbeda untuk setiap gunung. Untuk Kawinajang, pendakian dimulai pukul 00.00 hingga 05.00 WIB, sementara Kelud dibuka pukul 08.00 WIB.
“Mayoritas pendaki berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Madura, dan Pasuruan,” imbuhnya.
Sebelum mendaki, wajib hukumnya bagi pendaki untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tiket pendakian, dilanjutkan dengan check-in, briefing, dan pemeriksaan oleh petugas di basecamp. Untuk transportasi menuju titik start, tersedia jasa ojek dengan tarif Rp50.000 baik untuk rute ke Kelud maupun Kawinajang.

Basecamp ini bahkan telah dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, termasuk dari Malaysia dan perwakilan Kedutaan Besar Jepang.
e depannya Dimas berharap Omah Tepus dapat terus memberikan pelayanan terbaik agar para pendaki merasa nyaman dan aman, sehingga dapat menikmati keindahan alam Ngantang dengan lebih optimal.
(Byn)

