Mia Amiati ; Pancasila sebagai Fondasi Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat

Jakarta, Persindonesia.co.id – Pancasila bukan hanya warisan sejarah, melainkan roh yang menghidupi bangsa Indonesia. Nilai-nilai universal di dalamnya menjadi perekat persatuan, menjembatani keragaman suku, agama, ras, dan budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Memperingati Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni, kita tidak hanya mengenang pidato bersejarah Ir. Soekarno pada 1945, tetapi juga merefleksikan relevansi Pancasila sebagai kompas moral di tengah tantangan global.

Makna Strategis Pancasila di Era Modern
Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan landasan etis dalam pembangunan bangsa. Nilai-nilai seperti gotong royong, keadilan sosial, dan musyawarah mufakat harus terus dihidupkan dalam kebijakan publik, dunia pendidikan, hingga praktik bisnis yang berkeadilan.

Di era disrupsi teknologi dan polarisasi ideologi, Pancasila berperan sebagai benteng terhadap radikalisme dan intoleransi, sekaligus panduan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pancasila sebagai DNA Kebangsaan
Sebagai identitas nasional, Pancasila membedakan Indonesia dari bangsa lain. Ia adalah sumber inovasi, kolaborasi, dan ketahanan budaya di tengah arus globalisasi. Dengan merawat nilai-nilainya, kita memperkuat daya saing bangsa tanpa kehilangan jati diri.

Tema Peringatan 2025: “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”

Tahun ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktualisasikan Pancasila dalam aksi nyata:
Pemimpin : Menjalankan pemerintahan yang adil dan anti-korupsi.
Masyarakat : Menolak politik adu domba dan menjaga harmoni sosial.
Generasi Muda : Menjadi agen perubahan dengan kreativitas berlandaskan nilai Pancasila.

Prof. Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL. menegaskan, “Pancasila adalah jiwa kita. Jika diamalkan secara konsisten, ia akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang unggul, bermartabat, dan berdampak bagi dunia.”

Red/Yn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version